Tips Desain Rumah untuk Di sewakan: Menarik, Fungsional, dan Efisien
Memiliki properti untuk disewakan bisa menjadi sumber penghasilan pasif yang menguntungkan. Namun, agar rumah cepat tersewa dan memiliki nilai sewa yang stabil, desain rumah menjadi faktor penting yang sering kali di abaikan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas tips desain rumah untuk di sewakan, mulai dari perencanaan ruang hingga elemen interior, agar rumah Anda lebih menarik di mata calon penyewa dan tetap efisien dalam biaya perawatan.
1. Prioritaskan Fungsi, Bukan Gaya Pribadi
Saat mendesain rumah untuk di sewakan, ingat bahwa rumah tersebut bukan untuk Anda tempati sendiri, melainkan untuk orang lain dengan preferensi yang beragam.
Tips:
- Gunakan desain netral dan universal
- Hindari gaya terlalu personal atau terlalu mencolok
- Fokus pada tata ruang yang praktis dan efisien
Desain yang fungsional lebih di sukai penyewa karena memudahkan mereka menyesuaikan ruang sesuai kebutuhan.
2. Gunakan Warna Netral
Warna dinding dan lantai memengaruhi kesan pertama penyewa. Warna netral seperti putih, abu-abu muda, beige, atau krem memberi kesan bersih, luas, dan mudah di padukan dengan furnitur apapun.
Keuntungan menggunakan warna netral:
- Lebih mudah di padukan dengan perabot milik penyewa
- Memberi kesan terang dan bersih
- Cocok untuk semua jenis penyewa (keluarga, pasangan, mahasiswa, dll)
Hindari warna mencolok seperti oranye terang, hijau neon, atau ungu tua, kecuali untuk aksen dekoratif.
3. Pilih Material yang Tahan Lama dan Mudah Di rawat
Properti sewa akan digunakan oleh banyak orang dengan kebiasaan berbeda. Pilihlah material yang kuat, tahan lama, dan mudah di bersihkan untuk mengurangi biaya perawatan jangka panjang.
Contoh material ideal untuk rumah sewa:
- Lantai: keramik standar, granit tile, atau vinyl anti air
- Dinding: cat dinding tahan noda atau cat khusus interior
- Top table dapur: granit, stainless steel, atau keramik
- Kusen pintu dan jendela: aluminium (lebih tahan daripada kayu)
4. Desain Tata Ruang yang Fleksibel
Penyewa bisa datang dari berbagai latar belakang—keluarga kecil, mahasiswa, pekerja, atau ekspatriat. Buatlah tata ruang yang fleksibel:
Contoh desain fleksibel:
- Ruang tamu bisa di fungsikan sebagai ruang kerja
- Kamar tidur tambahan bisa menjadi ruang belajar atau gudang
- Dapur dan ruang makan menyatu agar lebih luas
Jika memungkinkan, sediakan area multifungsi untuk meningkatkan daya tarik rumah.
5. Pertimbangkan Furnished vs Unfurnished
Pilih apakah Anda ingin menyewakan rumah dalam kondisi kosong, semi-furnished, atau fully-furnished. Masing-masing punya kelebihan:
| Tipe Sewa | Kelebihan |
|---|---|
| Unfurnished | Biaya awal rendah, cocok untuk penyewa jangka panjang |
| Semi-furnished | Menarik penyewa yang ingin praktis, tapi punya barang sendiri |
| Fully-furnished | Cocok untuk ekspatriat atau penyewa jangka pendek, harga sewa lebih tinggi |
Jika memilih furnished, gunakan perabot standar dan tahan lama. Hindari perabot mahal atau custom yang sulit di ganti.
6. Sediakan Fasilitas Dasar yang Di perlukan
Beberapa fasilitas penting yang sebaiknya ada agar rumah cepat tersewa:
- Koneksi listrik & air PDAM
- Kamar mandi yang layak (minimal shower & kloset duduk)
- Dapur fungsional (kompor, wastafel, kabinet sederhana)
- AC atau kipas angin (tergantung lokasi dan target pasar)
- Tempat cuci baju (minimal ruang untuk mesin cuci)
Jika rumah berada di kawasan padat atau dekat kampus/perkantoran, fasilitas laundry dan koneksi internet bisa jadi nilai tambah.
7. Pastikan Pencahayaan dan Ventilasi Baik
Rumah yang terang dan tidak pengap lebih menarik dan sehat untuk ditinggali.
Tips:
- Gunakan jendela besar di area utama (ruang tamu, kamar)
- Pilih tirai yang ringan agar cahaya tetap masuk
- Tambahkan ventilasi tambahan di kamar mandi dan dapur
- Gunakan lampu LED hemat energi untuk pencahayaan buatan
8. Amankan Akses dan Lingkungan
Keamanan adalah faktor utama dalam keputusan penyewa. Desain rumah sewa yang baik juga harus mempertimbangkan keamanan:
- Tambahkan pagar jika rumah di area terbuka
- Pasang teralis di jendela tanpa mengorbankan sirkulasi udara
- Gunakan lampu luar otomatis di malam hari
- Pasang CCTV jika memungkinkan (terutama untuk sewa harian)
9. Buat Desain yang Mudah Dirawat
Rumah sewa harus mudah dibersihkan dan dirawat. Hindari desain dengan banyak ornamen atau sudut sulit dijangkau.
Contoh:
- Gunakan keramik polos daripada motif bertekstur
- Hindari plafon tinggi berlebihan (sulit dibersihkan)
- Gunakan furnitur built-in seperlunya saja
Semakin praktis desain rumah, semakin kecil potensi kerusakan dari penyewa.
10. Sediakan Area Parkir Jika Memungkinkan
Penyewa seringkali mempertimbangkan tempat parkir saat mencari rumah. Jika Anda memiliki lahan lebih, sediakan:
- Carport untuk 1 mobil
- Tempat parkir motor yang aman dan beratap
- Gerbang atau pagar untuk keamanan kendaraan
Ini akan meningkatkan daya tarik rumah di pasaran.
Kesimpulan
Desain rumah untuk di sewakan harus fokus pada fungsi, kepraktisan, dan efisiensi, bukan semata-mata estetika. Rumah yang di rancang dengan baik akan lebih cepat di sewa, memiliki penyewa yang puas, dan minim biaya perawatan dalam jangka panjang.
Ringkasan Tips Desain Rumah Sewa:
- Gunakan desain netral dan universal
- Pilih material tahan lama dan mudah di bersihkan
- Buat tata ruang yang fleksibel
- Sediakan fasilitas dasar dan keamanan
- Pertimbangkan furnished vs unfurnished
- Pastikan pencahayaan dan ventilasi cukup